
“Kenali Dirimu, Rencanakan Masa Depan”: Cara Asyik Mahasiswa KKN UIN Antasari Edukasi Remaja di Dusun Kundan
HULU SUNGAI TENGAH – Masa remaja merupakan fase penting dalam menentukan arah kehidupan di masa mendatang. Untuk membekali remaja dalam mengenali potensi diri dan mempersiapkan masa depan, digelarlah Sosialisasi Remaja Tangguh, bertemakan “Kenali Dirimu, Rencanakan Masa Depan”.
Kegiatan ini dilakanakan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahap 1 Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin Dusun Kundan, Desa Haruyan Dayak, Kecamatan Hantakan, di SMP Negeri 26 Satu Atap Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Senin (21/9/2026).
Acara ini dilangsungkan melalui kolaborasi mahasiswa dengan Balai Penyuluhan Keluarga Berencana (BPKB) Kecamatan Hantakan, menghadirkan narasumber Dewi Apriliyana, S.Sos., selaku Koordinator BPKB.
Pertemuan ini diikuti 20 siswa/siswi kelas VII hingga IX, serta didampingi para guru. Mereka mendapatkan edukasi mengenai pengenalan diri, potensi diri, pentingnya pendidikan, perencanaan masa depan, serta pentingnya menghindari pernikahan dini.
Edukasi tersebut mendapat respons positif dari Kepala Sekolah Yuzma Nisfiadi, S.Pd. Dirinya mengapresiasi aksi mahasiswa ini. Menurutnya, motivasi mengenai pentingnya melanjutkan pendidikan menjadi hal yang penting.
Hal ini tegasnya, mengingat masih terdapat anak-anak yang memiliki keterbatasan akses maupun pemahaman mengenai pendidikan, dan lebih mempertimbangkan untuk bekerja atau menikah di usia dini.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat memotivasi anak-anak untuk terus bersemangat melanjutkan pendidikan hingga jenjang berikutnya, sehingga pendidikan dapat menjadi bekal bagi mereka untuk meraih masa depan yang lebih baik,” ungkap Yuzma.
Dalam pemaparannya Koordinator BPKB menekankan, bahwa masa remaja dilalui dengan proses yang dapat mempersiapkan kehidupan di masa mendatang. Dirinya menyampaikan pentingnya menjalani tahapan pendidikan dengan baik, mulai dari belajar, melanjutkan kuliah, menyelesaikan pendidikan hingga wisuda, kemudian mempersiapkan diri untuk memasuki dunia kerja.
Tidak hanya berbicara mengenai pendidikan dan perencanaan masa depan, Dewi juga menekankan bahwa pentingnya menempuh pendidikan minimal 12 tahun serta menghindari pernikahan dini.
“Kesiapan remaja dalam pendidikan dan kehidupan, menjadi hal yang perlu diperhatikan sebelum memasuki jenjang pernikahan,” tegasnya.
Pernikahan dini turut menjadi perhatian dalam pembahasan tersebut karena berkaitan dengan upaya pencegahan tengkes. Pemahaman sejak usia remaja diharapkannya dapat mendorong remaja untuk lebih bijak dalam menentukan pilihan, dan mempersiapkan kehidupan sebelum membangun keluarga.
Selama kegiatan belangsung, peserta tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan. Penyampaian materi dikemas secara interaktif dengan diselingi ice breaking dan permainan edukatif, sehingga suasana kegiatan berlangsung lebih santai dan menyenangkan.
Antusiasme tersebut turut dirasakan oleh salah satu peserta, Discia. Ia mengaku kegiatan yang diikuti tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memberikan pengetahuan baru.
“Materinya relate dengan kami dan sangat menambah wawasan,” ujar Discia.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Tematik UIN Antasari Banjarmasin berharap peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan selama sosialisasi, tetapi juga mulai memiliki kesadaran untuk mengenali potensi diri, menentukan cita – cita, dan mempersiapkan langkah untuk mencapai masa depan yang diinginkan.
Dukungan dari lingkungan keluarga dan sekolah, tegas para mahasiswa, juga menjadi bagian penting dalam proses tersebut.
“Dengan adanya dukungan dan pendamping dari orang tua, guru, serta lingkungan sekitar, para remaja diharapkan dapat memperoleh ruang yang lebih baik untuk berkembang dan melanjutkan pendidikan,” pungkas para mahasiswa.
Penulis/Fotografer: Kelompok KKN Tematik Tahap 1 Dusun Kundan 2026
Penyunting: Pusat Humas dan Keterbukaan Informasi



