
FDIK UIN Antasari Banjarmasin Gelar Studium Generale Bersama K.H. Ahmad Syairazi dan Tandatangani Beragam Kerja Sama
BANJARBARU – Berjalan dengan khidmat dan penuh makna, Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin melaksanakan Studium Generale, dalam rangka pembukaan kuliah semester ganjil Tahun Akademik 2026/2027, di Gedung Serbaguna Kampus 2 di Banjarbaru, Selasa (6/10/2026).

Kegiatan yang diawali dengan pembacaan syair dan selawat oleh para mahasiswa ini mengangkat tema “Menguatkan Nilai-Nilai Islami dalam Kehidupan Era Modern”. Untuk mengupas tema tersebut, acara ini menghadirkan narasumber utama yakni tokoh kharismatik sekaligus Ketua Majelis Ulama Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, K.H. Ahmad Syairazi, S.M. Selain aktif sebagai pendakwah, dirinya juga merupakan pimpinan Pondok Pesantren Dalam Pagar Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Dekan Dr. Hj. Halimatus Sakdiah, S.Ag., M.Si. dalam sambutannya, menyampaikan rasa syukur atas kehadiran para pimpinan universitas dan mitra kerja sama. Dirinya menekankan pentingnya menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak di luar kampus, untuk mendukung kegiatan Tridarma Perguruan Tinggi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia pada enam program studi yang ada di FDIK.
“Karena kita tidak hanya berdiri di kampus saja. Ada banyak hal yang bisa kita kembangkan seperti pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ungkap Dekan.

Acara tersebut dibuka resmi Rektor Prof. Dr. Hj. Nida Mufidah, M.Pd., melalui Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan Dr. Muhdi, M.Ag. Dalam arahannya, Wakil Rektor mengingatkan para mahasiswa, khususnya dari program studi umum, seperti Teknologi Informasi, Ilmu Lingkungan, dan Rekayasa Keselamatan, untuk terus memegang teguh identitas dan nilai-nilai keislaman.
“Oleh karenanya, UIN, Universitas Islam Negeri, ‘I’-nya itu Islam, itu selalu kita pertahankan dan selalu menjadi jargon di setiap kegiatan kita,” tegas Dr. Muhdi.

Sementara itu, dalam paparan materi, K.H. Ahmad Syairazi, S.M. memberikan motivasi besar kepada para mahasiswa, terkait peran pemuda dalam berdakwah di era teknologi. Dirinya mengingatkan, bahwa penyebaran informasi menggunakan alat teknologi yang ada saat ini harus berlandaskan keimanan.
“Maka komunikasi yang dilakukan akan sangat bermanfaat,” pesan K.H. Ahmad Syairazi, S.M. dalam ceramahnya.

Selain penyampaian ilmu, momentum ini juga diisi dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara UIN Antasari dengan sejumlah mitra. Mitra tersebut antara lain:
- PT. Berkat Usaha Jaya Banjarbaru;
- Kantor Kecamatan Mandastana Kabupaten Barito Kuala;
- MUI Kalsel; dan
- Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Banjar.
Lebih lanjut, dilakukan pula penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara FDIK dengan beberapa instansi, yaitu:
- Yayasan Rumah Zakat Indonesia, tentang Pengelolaan Dana Infak melalui Aplikasi Infak.id.; dan
- Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan, tentang Implementasi Kegiatan Tridarma Perguruan Tinggi.

Sebagai wujud apresiasi fakultas, pada kesempatan yang berbahagia tersebut juga diserahkan piagam dan hadiah bagi para mahasiswa serta alumnus FDIK yang telah berhasil meraih prestasi di berbagai bidang.
(Reporter/Fotografer: Jamal Ripani, M.Pd.)








