
Rektor UIN Antasari Serahkan SK Perpanjangan PPPK Paruh Waktu, Tekankan Integritas dan Peningkatan Kompetensi
BANJARMASIN – Tim Organisasi dan Kepegawaian Universitas Islam Negeri Antasari melaksanakan acara Penyerahan Surat Keputusan, Perpanjangan, dan Penandatanganan Perjanjian Kerja bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu, Jumat (6/11/2026).
Kegiatan ini bertempat di Ruang Rapat Asy’ari Kampus 1. Penyerahan SK dipimpin dan diserahkan langsung oleh Rektor Prof. Dr. Hj. Nida Mufidah, M.Pd.
Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, Keuangan, dan Kepegawaian Dr. H. Zainal Ilmi, S.Ag., M.Pd.I., mengawali acara dengan laporan terkait rincian pegawai yang menerima perpanjangan kontrak.
Dirinya menyebutkan, bahwa perpanjangan kontrak ini diperbarui untuk jangka waktu satu tahun ke depan.
“Kepada Bu Rektor kami laporkan, bahwa peserta atau teman-teman paruh waktu ini jumlahnya ada 21 orang,” jelas Karo.
Dirinya memaparkan lebih lanjut terkait masa berlaku penetapan kerja tersebut.
“Terhitung mulai tanggal 1 Oktober 2026 sampai 31 September 2027,” tambahnya.
Dr. Zainal juga menyampaikan harapan, agar penandatanganan ini memotivasi para pegawai untuk terus memberikan dedikasi terbaik.
Dalam arahannya, Rektor menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara yang berlangsung di hari penuh berkah ini.
Dirinya mengonfirmasi bahwa dari total penerima SK tersebut, komposisinya terdiri dari 8 perempuan dan 13 laki-laki.
Prof. Nida mengingatkan agar seluruh pegawai selalu menjaga disiplin, dan mensyukuri perpanjangan kontrak yang diberikan.
“Kita bersyukur kalau kita aparatur sipil negara itu digaji duluan di awal bulan. Artinya kalau awal bulan menerima gaji, tentu ini komitmen Kementerian Agama memberikan perhatian besar kepada Bapak/Ibu yang sudah banyak berkontribusi kepada kampus ini,” tegasnya.
Rektor juga mengingatkan setiap ASN agar bekerja sepenuh hati, menjaga integritas, dan menjunjung tinggi loyalitas.
Menghadapi tuntutan zaman dan digitalisasi, dirinya juga mendorong para PPPK Paruh Waktu yang sebagian besar bertugas di lapangan, agar tidak segan belajar menggunakan teknologi dan komputer.
Hal ini dinilai penting, karena proses administrasi kepegawaian, seperti pengisian Sasaran Kinerja Pegawai, saat ini sangat mengandalkan sistem digital.
“Ada banyak komputer di kampus, cobalah beradaptasi dengan teknologi, maka ini akan menjadikan Bapak/Ibu meningkat kualitasnya, sehingga budaya kerja kita lebih efektif dan efisien,” pungkas Rektor
(Reporter/Fotografer: Jamal Ripani, M.Pd.)




