
Dorong Lahirnya Madrasah Unggulan di Tanah Bumbu, FTK UIN Antasari dan Komisi VIII DPR RI Gelar Workshop Penguatan Ekstrakurikuler
TANAH BUMBU – Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin, melalui Divisi Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Tim Kepanitiaan Kegiatan Peningkatan Mutu Pendidikan Islam, menggelar Workshop Pengelolaan Madrasah Unggulan di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Selasa (20/10/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Penguatan Kegiatan Ekstrakurikuler di Madrasah“ ini, terselenggara berkat dukungan penuh Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. Acara tersebut disambut antusias para peserta yang terdiri atas kepala madrasah, wakil kepala madrasah, guru, hingga praktisi pendidikan se-Tanbu dan sekitarnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Kantor Kemenag Tanbu H. Khairun Noor, S.Ag., M.A.P., dan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Badan Komunikasi Pemuda dan Remaja Indonesia H. Nanang Mubarok, S.H.I., M.Sos.
Anggota Komisi VIII H. Sudian Noor, M.AP., yang membuka acara secara resmi, sekaligus menyerap aspirasi masyarakat seusai kegiatan, menyambut baik kolaborasi strategis dengan UIN Antasari. Dirinya berharap program peningkatan kapasitas pendidik seperti ini dapat terus berlanjut.
“Karena banyak ilmu yang bisa didapatkan. Kami berharap di Tanbu nantinya tumbuh banyak sekolah unggulan, terutama madrasah, sebagaimana yang diharapkan oleh para guru kita di daerah ini,” ujar H. Sudian.

Senada, Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan Dr. Hj. Raihanah, S.Pd.I., M.Ag., yang hadir mewakili Dekan Dr. H. Hamdan, M.Pd. menegaskan, bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik di dalam kelas semata.
Menurutnya, pendidikan juga harus menyentuh pembentukan karakter, kepemimpinan, bakat, serta potensi peserta didik yang salah satunya ditempa melalui kegiatan ekstrakurikuler.
“Melalui workshop ini, kita berharap pengelolaan kegiatan ekstrakurikuler di madrasah dapat menjadi lebih terstruktur, inovatif, dan relevan dengan perkembangan zaman, sehingga mampu mencetak generasi yang cerdas secara intelektual sekaligus unggul dalam berakhlak,” tuturnya dalam sambutan.

Wakil Dekan juga mendorong para peserta memanfaatkan momentum pertemuan ini untuk berdiskusi, bertukar pengalaman, dan memperkuat kolaborasi demi memajukan mutu pendidikan Islam di Tanbu.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Dr. Lutfiyanti Fitriah, M.Pd. menjelaskan, bahwa kegiatan ini dirancang khusus bagi para pimpinan madrasah dan praktisi pendidikan di Tanbu dan sekitarnya, agar tata kelola ekstrakurikuler semakin optimal.
“Sehingga lahir siswa-siswi yang berprestasi dan berakhlak mulia, selaras dengan semangat Madrasah Maju, Unggul, Mendunia,” ungkapnya.

Dalam sesi pemaparan materi, hadir sebagai narasumber Kepala Madrasah Aliah Negeri Insan Cendekia Tanah Laut Dr. Hilal Najmi, S.Ag., M.Pd.I., yang juga merupakan peraih penghargaan Kepala Madrasah Inspiratif Indonesia. Dirinya memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif Komisi VIII bersama FTK dalam menyelenggarakan forum ini.
Dr. Hilal menilai, selama ini pembelajaran di madrasah kerap kali hanya berkutat pada aspek pengetahuan kognitif, padahal peserta didik memiliki sembilan kecerdasan majemuk yang potensinya luar biasa, namun belum seluruhnya terasah.
“Oleh sebab itu, forum ini sangat strategis untuk membangkitkan dan menguatkan kembali peran ekstrakurikuler di madrasah, sebagai sebuah terobosan dalam menjadikan madrasah unggul dan berdaya saing. Dengan begitu pada gilirannya, madrasah akan semakin mendapatkan kepercayaan masyarakat untuk menitipkan anak-anaknya belajar di madrasah,” jelasnya.

Manfaat dari kegiatan ini pun dirasakan langsung oleh para peserta, salah satunya Nuroli Rahmah, pendidik dari Raudatul Atfal Nurul Hidayah. Ia mengaku bersyukur dapat mengikuti rangkaian acara secara penuh dari awal hingga akhir.
“Alhamdulillah kegiatan hari ini berjalan dengan baik. Harapannya setelah kegiatan ini, kami para guru dapat lebih meningkatkan pengelolaan ekstrakurikuler di Lembaga pendidikan masing-masing supaya lebih terarah, serta dapat menggali minat dan potensi peserta didik kami. Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan Komisi VIII DPR RI, UIN Antasari, dan Kementerian Agama, semoga acara seperti ini dapat terus dilaksanakan,” pungkasnya.
(Reporter/Fotografer: Rudy Hr, S.A.P.)







