
Dari Sekolah Rakyat Menuju Kampus Unggul, Siswa SRT 9 Banjarbaru Ikuti Outing Class di UIN Antasari
BANJARMASIN – Suasana penuh antusiasme mewarnai Auditorium Mastur Jahri, Kampus 1 Universitas Islam Negeri Antasari, Kamis (15/10/2026).
Ratusan siswa dari Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 9 Banjarbaru yang duduk dengan rapi mengikuti kegiatan Outing Class, guna mengenal lebih jauh program studi yang ada di lingkungan UIN Antasari.

Pelaksana Tugas Kepala Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Banjarmasin, Iman Imaduddin Hamdan dalam sambutannya menjelaskan, bahwa SRT merupakan salah satu dari tiga hal yang dimandatkan Presiden kepada Menteri Sosial.
“Jadi nanti kami berharap ada interaktif antara UIN Antasari dengan para siswa/siswi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Iman juga mengutarakan harapannya untuk menjalin kolaborasi berkelanjutan dengan pihak kampus.
“Ke depannya kami berharap kita bisa menjalin kerja sama dalam pengembangan kapasitas, terutama di lingkungan pendidikan, juga program-program lainnya yang mendukung, baik itu Tridarma Perguruan Tinggi maupun penyelenggaraan kesejahteraan sosial,” tambahnya.
Senada, Kepala SRT 9 Banjarbaru, Rifki Hakim, M.Pd. menegaskan, bahwa kunjungan ke perguruan tinggi ini merupakan langkah strategis untuk “hilirisasi” pendidikan anak-anak. Siswa SRT merupakan anak-anak istimewa yang berasal dari keluarga dengan latar belakang ekonomi Desil 1 dan Desil 2, sebagai wujud nyata kehadiran negara.
“Jadi tidak hanya Kementerian Sosial yang memikirkan. Tapi untuk kelanjutan hilirisasi dari sekolah rakyat, perguruan-perguruan tinggi yang ada seperti UIN Antasari ini, insyaallah ke depannya bisa mengawal program Bapak Presiden untuk mengawal anak-anak sekolah rakyat ke jenjang yang lebih tinggi,” harapnya.

Kehadiran rombongan yang turut diikuti Kolonel Czi Akil Suwandi, S.T., M.M., M.Han. dari Universitas Pertahanan Republik Indonesia ini, disambut hangat Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Antasari Dr. Muhdi, M.Ag. Dirinya mengaku sangat kagum dengan kedisiplinan dan kerapian para siswa saat memasuki area kampus.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Rektor secara resmi membuka acara dan memaparkan keunggulan yang dimiliki UIN Antasari.
“Dari 44 prodi itu ada 21 (48%) yang sudah Unggul, dan kita secara institusi memang sudah terakreditasi Unggul,” jelasnya.

Dr. Muhdi juga menyambut baik peluang kolaborasi, dengan menyatakan bahwa di era saat ini institusi tidak bisa maju sendiri, melainkan harus saling berkolaborasi.
Usai seremonial pembukaan, kegiatan dilanjutkan paparan komprehensif dari Tim Penerimaan Mahasiswa Baru. Mereka menjelaskan secara detail mengenai sejarah, prodi, jalur pendaftaran, hingga berbagai fasilitas kampus.
Tak sekadar mendengarkan materi di dalam ruangan, para siswa juga diajak berkeliling untuk melihat fasilitas UIN Antasari secara langsung.
(Reporter/Fotografer: Jamal Ripani, M.Pd.)





