
Penghormatan Purnatugas Prof. Hafiz Anshary: Merawat Keteladanan Ketua KPU RI 2007–2012
BANJARMASIN — Rektor Universitas Islam Negeri Antasari Prof. Dr. Hj. Nida Mufidah, M.Pd., secara resmi membuka kegiatan Purnatugas Prof. Dr. H. A. Hafiz Anshary AZ., M.A., yang dirangkai dengan acara bedah buku di Auditorium Mastur Jahri, Kampus 1, Senin (28/9/2026).
Kegiatan penuh khidmat dan kebanggaan ini dihadiri sejumlah tokoh penting tingkat nasional maupun regional. Di antaranya Ketua Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Mochammad Afifudin, S.Th.I., M.Si.
Kemudian ada Sekretaris Jenderal KPU Drs. Suryadi, M.Si., jajaran pejabat KPU Kalimantan Selatan, perwakilan Pemerintah Provinsi Kalsel, Direktur Utama Bank Kalsel, para pimpinan perguruan tinggi di Kalsel, alim ulama, serta majelis-majelis ilmu yang dibina Prof. Hafiz.
Hadir pula sahabat seperjuangan sekaligus Direktur Dewan Eksekutif Lembaga Akreditasi Mandiri Keagamaan (LAMGAMA), Prof. Dr. Ahmad Thib Raya, M.A.
Dalam sambutannya, Rektor mengungkapkan kedekatan emosional dan kekagumannya terhadap rekam jejak kepemimpinan Prof. Hafiz yang dinilainya sangat luar biasa.
“Kami pernah bertetangga di kawasan Beruntung Jaya. Waktu saya menjabat sebagai Wakil Rektor, beliau menjabat sebagai Ketua Senat. Kini, saat saya diamanahkan sebagai Rektor, beliau memasuki masa purnatugas,” kenang Prof. Nida.

Dirinya menambahkan, pengabdian Prof. Hafiz membentang luas mulai dari ruang kelas dan mimbar ilmiah di kampus, hingga kiprahnya membangun kelembagaan UIN Antasari Banjarmasin dan berdiri di panggung tokoh nasional.
“Kita tentu bangga, beliau adalah tokoh asal Kalimantan Selatan dari UIN Antasari Banjarmasin yang pernah mengemban amanah sebagai Ketua KPU RI,” puji Rektor.
Acara purnatugas ini terasa semakin istimewa, dengan peluncuran dua karya literatur yang mendokumentasikan perjalanan hidup sang tokoh.

Prof. Nida menjelaskan, peluncuran kedua buku ini merupakan ikhtiar bersama untuk “melawan lupa” di tengah zaman yang terus berganti.
“Waktu akan terus berjalan dan generasi kita pun akan berganti. Dokumentasi penting ini menjadi bagian penting agar nilai, pemikiran, dan keteladanan seorang tokoh tidak tergerus oleh waktu, serta mampu merawat dan menguatkan fondasi kebaikan para pendahulu,” tegas Rektor.
Sesi bedah buku yang mengupas tuntas kedua karya tersebut menghadirkan narasumber utama Ketua KPU RI, dan Direktur Pascasarjana UIN Antasari Prof. Dr. H. Mujiburrahman, M.A.
Diskusi berlangsung interaktif, lancar, serta disambut dengan antusiasme tinggi dari para peserta yang memadati auditorium.

Reporter: Haitami, S.Sos.I., M.M.
Fotografer: Haitami, S.Sos.I., M.M. dan Jamal Ripani, M.Pd.








