
Rektor UIN Antasari Sambut Hangat Pertemuan IKPENSARI, Paparkan Perkembangan Kampus dan Pesan Takwa
BANJARMASIN – Ikatan Pensiunan IAIN/UIN Antasari (IKPENSARI) kembali menggelar pertemuan rutin tiga bulanan, yang dihadiri para pensiunan dosen dan pegawai IAIN/UIN Antasari. Pertemuan yang sarat makna kekeluargaan ini berlangsung di Aula Lantai Dasar Gedung Perpustakaan Kampus 1, Sabtu (10/10/2026).
Pihak panitia, Dra. Hj. Mashunah Hanafi, M.A. menjelaskan, agenda kali ini dirancang khusus untuk bersilaturahmi dengan Rektor Prof. Dr. Hj. Nida Mufidah, M.Pd.
“Pertemuan ini juga bertujuan untuk meminta pengarahan langsung dari Rektor terkait keberadaan ikatan ini,” ungkapnya.
Kehadiran para purnatugas—yang banyak di antaranya sebelum pensiun merupakan pejabat atau pimpinan di IAIN/UIN Antasari dan kini menjadi tokoh masyarakat—disambut dengan penuh kehangatan serta jamuan langsung dari Rektor.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Nida menyampaikan berbagai pembaruan terkait progres pembangunan dan visi kampus. Dirinya memaparkan secara komprehensif mengenai perkembangan Kampus 1 di Banjarmasin, Kampus 2 yang berada di Pandarapan Banjarbaru, hingga Kampus 3 di Cempaka Banjarbaru.
“Selain infrastruktur, UIN Antasari juga terus berkomitmen meningkatkan kualitas perkembangan program untuk pembangunan karakter bagi mahasiswa,” tegas Rektor.
Pemaparan tersebut memantik respons positif dan diskusi yang membangun demi kemajuan institusi. Salah satu tanggapan mendalam datang dari Prof. Dr. H. Kamrani Buseri, M.A. (Rektor IAIN Antasari periode 2001–2009) pada sesi diskusi.
Dirinya sempat berbagi kisah membanggakan tentang kiprah akademisi yang luar biasa hingga diminta memberikan kuliah di Kazakhstan, serta menyinggung soal dedikasi tokoh asal Banjar di Riau.
Menjelang akhir sesinya, Prof. Kamrani memberikan sebuah pesan dan nasihat keagamaan yang sangat menyentuh kepada seluruh hadirin.
“Untuk para pensiunan, termasuk diri saya sendiri, أُصِيكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللَّه (saya wasiatkan kepada kamu sekalian dan diriku sendiri untuk bertakwa kepada Allah). يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقٰىتِهٖ (Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benar takwa),” pesan Prof. Kamrani mengutip ayat suci Al-Qur’an sebagai pengingat spiritual bagi seluruh peserta.
Diskusi berjalan hangat dan konstruktif, menjadikan pertemuan Ikpensari kali ini tidak hanya sebagai ajang bernostalgia, tetapi juga wadah sinergi pemikiran dari para pendahulu demi kejayaan UIN Antasari di masa depan.
(Sumber: Ikpensari)





