
UIN Antasari dan HIKMAH Sarawak Perkuat Kerja Sama Melalui Kegiatan Pengabdian Dosen dan KKN Internasional
SARAWAK, MALAYSIA – Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin terus memperkuat kerja sama melalui pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Dosen Internasional bersama HIKMAH Sarawak, Kamis (8/10/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas kontribusi perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat, sekaligus mempererat hubungan kelembagaan dan sosial keagamaan antara Indonesia dan Malaysia.
Program ini diikuti sejumlah dosen UIN Antasari yang merupakan perwakilan dari berbagai fakultas. Pelaksanaan PkM ini juga berkaitan erat dengan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional yang melibatkan 25 mahasiswa, dan ditempatkan di lima lokasi di Sarawak.
Adapun kelima lokasi tersebut meliputi Kampung Temaga Dayak, Kampung Pueh, Kampung Terusan Jaya, Kampung Jangkar, dan Kampung Biawak. Melalui penempatan di berbagai wilayah tersebut, mahasiswa didorong dapat berinteraksi secara langsung dengan masyarakat setempat, memahami keragaman sosial budaya, serta berkontribusi dalam berbagai kegiatan pendidikan, keagamaan, dan pemberdayaan masyarakat.
Dalam sambutannya, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Antasari Dr. H. Hasni Noor, M.Ag., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat Sarawak, yang telah memberikan sambutan hangat serta bersedia menerima para mahasiswa.
“Pelaksanaan KKN di luar negeri bukan hanya menjadi sarana pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga memberikan kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan, dan memperoleh pengalaman dalam lingkungan sosial budaya yang berbeda,” jelasnya.

Menurut Dr. Hasni, perbedaan budaya, kebiasaan, dan karakteristik masyarakat antara Indonesia dan Malaysia, merupakan bagian penting dari proses pembelajaran mahasiswa.
“Pengalaman tersebut diharapkan dapat memperkaya pengetahuan, meningkatkan kemampuan beradaptasi, serta menumbuhkan sikap saling menghargai dalam kehidupan masyarakat yang beragam,” ungkapnya.
Kehadiran mahasiswa juga mendapatkan respons positif dari masyarakat setempat. Masyarakat menyampaikan rasa senang dan apresiasi atas keterlibatan mahasiswa dalam berbagai aktivitas, khususnya kegiatan pendidikan dan keagamaan Islam.
“Semoga kerja sama ini dapat terus berlanjut,” ungkap perwakilan masyarakat.

Kehadiran mahasiswa dinilai dapat membantu mengembangkan dan menghidupkan berbagai program keislaman, seperti pembelajaran membaca Al-Qur’an bagi anak-anak, dan peningkatan aktivitas keislaman di masjid dan surau.
Harapan tersebut menjadi semakin penting, mengingat beberapa wilayah penempatan KKN merupakan kawasan dengan komunitas muslim yang berstatus minoritas.
Dalam kondisi demikian, kehadiran mahasiswa, diharapkan pihak LP2M, dapat memberikan dukungan bagi penguatan pendidikan Islam, pembinaan generasi muda, serta keberlangsungan kegiatan sosial keagamaan masyarakat setempat.
Melalui kolaborasi antara UIN Antasari dan HIKMAH Sarawak, kegiatan PkM Dosen dan KKN Internasional diharapkan tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat jejaring kerja sama akademik dan pengabdian lintas negara.
“Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen UIN Antasari dalam mengembangkan pengabdian kepada masyarakat yang inklusif, kolaboratif, dan berdampak, sejalan dengan upaya perguruan tinggi untuk menghadirkan kontribusi nyata di tingkat internasional,” pungkas pihak LP2M.
Penulis/Fotografer: Tim LP2M
Penyunting: Pusat Humas dan Keterbukaan Informasi









